Piknik

EMBUNG ESTUMULYO: Explore Nganjuk

Beberapa bulan terakhir ini, saya lagi seneng-senengnya dolan alias nglayap, atau piknik, atau mbolang, atau ngetrip kalau istilah anak-anak traveller (Ada yang mau nambahin istilahnya?). Lama-lama bosan juga kalau hanya ndekem aja dirumah. Sementara orang lain asik pacaran, saya cuma bisa tidur seharian kalau pas hari libur. HAHAHA!! Dari situ saya sadar, bahwa hidup memang butuh pacar keseimbangan. Hidup butuh piknik.

(lebih…)

Iklan

Wisata Air Terjun Sedudo

Satu minggu sebelum liburan tahun baru kemarin, ada salah seorang teman yang mengajak saya untuk menikmati keindahan Telaga Sarangan di daerah Plaosan, Magetan. Sebagai seorang insan yang kurang piknik, saya jelas sangat tertarik dong dengan tawaran teman saya yang baik hati itu. Kapan lagi coba saya bisa menikmati keindahan telaga yang paling termasyur di Jawa Timur tersebut??

Nah, setelah melalui perundingan yang cukup alot dan bertele-tele, akhirnya kami pun sepakat untuk memulai debut piknik perdana ke Telaga Sarangan hari sabtu tanggal 2 Januari 2016. Oke, Deal!!

Tapi ndilalah kersane Allah, rencana tinggal lah rencana. H-1 atau sehari sebelum keberangkatan, teman saya dengan seenak dengkulnya membatalkan rencana ke Telaga Sarangan secara sepihak dan semena-mena.

BEDEBAH!!!

(lebih…)

Dari Trans Jogja Hingga Nasi Gudeg Jogja

“Mengundang sdr untuk hadir tes interview pada hari rabu, 9 september 2015 pukul 09.00 wib di Bank ****** Jl. Gejayan CT X Depok Sleman Yogyakarta”

Begitu isi SMS yang saya terima tiga hari yang lalu. Sms undangan interview itu saya terima sore hari sekitar jam 5 dengan ekspresi yang nggak jelas. Antara seneng dan bingung!! Seneng karena akhirnya (untuk yang kesekian kalinya) saya mendapatkan kesempatan lagi untuk melepaskan diri dari jeratan pengangguran setelah hampir 6 bulan resign dari pekerjaan saya sebelumnya. Bingung karena pemberitahuan itu jelas sangat mendadak semendadak-dadaknya!!

Sms undangan itu dikirim tanggal 8 september (sore hari pula), sementara jadwal interview tanggal 9 alias besoknya. Artinya, saya sudah harus berangkat ke Jogja hari itu juga. Padahal, perjalanan Nganjuk-Jogja kalau naik bis itu memakan waktu kurang lebih 7 jam. Kalau normal kira-kira 6 jam. Tapi kalau sopirnya kayak orang kesurupan, hanya memakan waktu 5 jam.

Dari pengalaman yang sudah-sudah, biasanya saya kalau dapat undangan ikut tes kerjaan seperti itu, apalagi di luar kota, saya selalu dikasih selang waktu setidaknya 1 hari. Mungkin maksudnya supaya saya bisa mempersiapkan diri terlebih dahulu. Tapi undangan yang kemarin itu bener-bener bikin saya pontang-panting nggak karuan. Masalahnya, ini bukan luar kota lagi, tapi sudah lintas provinsi. Jawa Timur vs Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)!!

(lebih…)