Belajar Bersikap Positif dari Film The Intern

Bicara soal film, sebetulnya saya adalah penggemar berat film-film horror. Entah itu yang bernuansa mistis atau ngghoib (tentang hantu-hantuan), maupun yang bernuansa “gore” (slasher/psikopat). Dengan catatan, film horror-nya adalah yang beneran film horror, bukan film horror abal-abal yang hanya mengandalkan efek suara kejutan untuk menakut-nakuti penonton yang ujung-ujungnya malah bikin kaget, atau film horror yang malah justru bikin penonton jadi horny dan pengen coli di tempat karena dipameri “tetek” melulu.

Tapi walaupun saya penggemar film-film ber-genre horror, bukan berarti saya anti dengan film-film action, komedi, atau pun drama. Saya juga suka nonton film-film action, apalagi komedi. Hanya saja porsinya mungkin gak seberapa jika dibandingkan dengan kalau saya nonton film horror. Sensasinya jelas berbeda!!

Nah, khusus untuk film drama, ada beberapa judul film yang teramat saya suka yang terlahir dari genre ini. Terutama film-film yang menyuguhkan kisah-kisah inspiratif dengan pesan moral yang sangat menyentuh. Bukan film-film drama yang hanya bisa mengumbar kesedihan dan konflik-konflik kehidupan yang berlebihan. Saya sangat anti dengan film drama lebay yang bisanya cuma ngajakin penonton nangis dan galau berjamaah. Kalau pun bikin nangis, setidaknya nangisnya karena terharu akan pesan moralnya, bukan adegan lebay-nya.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu, saya baru saja nonton film drama berjudul The Intern. Sebuah film yang berkisah tentang seorang pria tua berusia 70 tahun, yang sudah lama pensiun dari pekerjaannya bernama Ben (diperankan oleh Robert De Niro), dan kemudian memutuskan diri untuk melamar menjadi karyawan magang di sebuah perusahaan fashion berbasis on line, yang dikelola oleh seorang perempuan muda bernama Jules (diperankan oleh Anne Hathaway).

Saya gak tau apa ini nanti bisa disebut sinopsis atau bukan, karena saya bukan ahlinya. Tapi saya akan bercerita sedikit tentang pesan moral yang tersaji di dalam film The Intern, dengan harapan kita sama-sama bisa mengambil hikmahnya.

Jujur saja, saya sangat kagum dengan sosok si Ben yang merupakan tokoh kunci dalam film tersebut. Saya suka dengan sikap dan cara berpikirnya. Saya suka dengan semangatnya yang menggebu-gebu walaupun usianya sudah tidak muda lagi. Dan terakhir, yang bikin saya makin salut, saya melihat kalau si Ben itu selalu menyikapi segala sesuatunya secara positif. Dia selalu berpikir dan bersikap positif dalam hal apapun. Dan itu lah yang membuatnya selalu terlihat bahagia dan semangat.

Saking positifnya, seakan-akan si Ben itu seperti tidak pernah menemui yang namanya permasalahan dalam hidupnya. Bahkan di saat orang-orang banyak yang meremehkan kemampuannya, dia tetap tidak menganggap itu sebagai masalah. Justru hal itu menjadikan dia semakin bersemangat untuk membuktikan kemampuannya.

Hasilnya?? Luar biasa!!!

Orang-orang di kantor yang mayoritas adalah anak-anak muda, sampai dibuat kagum dengan sikapnya yang sangat bersahabat dan selalu bersemangat. Bahkan Bos-nya, si Jules (Btw, si Anne Hathaway ini mirip banget sama Najwa Shihab ya), yang tadinya cuek dan seakan-akan meremehkan kemampuan si Ben, juga berhasil dibuatnya terpana. Dan pada akhirnya memandang sosok Ben sebagai sosok yang luar biasa.

Jadi intinya, sebenarnya tidak ada satu pun orang di dunia ini yang tidak pernah menemui yang namanya masalah. Setiap orang punya masalah. Entah itu masalah berat atau ringan sekalipun. Hanya saja setiap orang punya cara yang berbeda-beda dalam menyikapi masalahnya. Ada yang sedikit-sedikit ngeluh dan menyalahkan keadaan, bahkan ada yang dengan lancangnya menyalahkan TUHAN. Lalu ada juga yang kelihatannya “adem ayem” saja, padahal “nyesek”, ujung-ujungnya stress dan bunuh diri. Dan yang terakhir, ada orang seperti si Ben itu, yang selalu bisa menyikapi permasalahan secara positif, dan mengelolanya dengan baik.

Iya sih, semua itu memang bukan lah hal yang mudah. Tidak semudah orang ngupil. Hanya orang-orang yang bermental baja yang mampu bersikap seperti itu. Tapi bukan berarti kita gak bisa. Kita hanya perlu memahami bahwa masalah itu ada karena kita menganggapnya sebagai masalah. Coba kalau misalnya apa yang kita anggap masalah itu bukan sebagai masalah, ya gak akan jadi masalah. Simpel!!

Jika saja kita bisa menyikapi segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita secara positif, tentunya apa yang kita anggap sebagai masalah itu tidak akan pernah menjadi penghalang bagi kita untuk menjadi manusia yang tangguh dan tahan banting. Menjadikan diri kita merasa yakin dan percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja. Dengan begitu, kita akan bisa menjalani kehidupan ini dengan lebih ringan tanpa beban.

Caranya gimana??

Nah, pertanyaan yang sangat cerdas!!!

Itu lah sebabnya kenapa saya memberi judul postingan ini dengan diawali kata “B.E.L.A.J.A.R”. Ya karena saya ingin mengajak dirimu, dirimu, dan dirimu, untuk sama-sama mengambil pelajaran dari apa yang tersaji di dalam film The Intern. Gitu lho maksudnya!! Hahaha.. Asuu!!

tin-02

 

Ilustrasi:

http://aroundmovies.com/

wegotthiscovered.com

Iklan

30 comments

  1. Samaan kita bro, sukanya film bergenre horor/slasher hehe, apalagi kalo alurnya cerdas, wah… makin suka deh 😀

    Gua juga menyukai film drama, khususnya drama yang emang naskahnya disusun sedemikian rupa alias bagus, menyentuh dan punya pesan moral dalem. Film “The Intern” sendiri gua belom nonton (padahal ada Anne Hathaway, aktris favorit gua tuh, cantik hehe :p)

    Wah, sosok Ben kelihatannya inspiratif banget ya, bisa berpikir positif jadinya dikagumi orang-orang. Jadi penasaran sama filmnya.

    Satu hal yang penting adalah menyikapi masalah yang datang dengan pikiran positif. Susah dijalanin, tapi bukan berarti ngga bisa, ya kan? Semoga kita bisa ngejalaninnya dengan sukses ya 😀

    Suka

    1. Iya. Kita emang sealiran bro. Haha.. Horror is the best pokoknya!!! :))

      Nonton aja bro. Bagus filmnya. Gak bakalan nyesel. Inspiratif..

      Bener banget. Selalu positive thinking dlm melihat permasalahan. Biar ngejalaninnya juga santai 🙂

      Suka

  2. Waduh pecinta film horror nih, aku kok malah parnoan ya kalo habis nonton film2 horor, apalagi yang gore psikopat gitu, liat SAW aja 10 menit nggak kuat, iya aku emang Lelaki Lemah !!

    Hmmm karakter Ben nya keren banget, nggak pernah menemui permasalahan dalam hidup, karena setiap masalah nggak dianggap sebagai masalah ..
    keren !!

    Suka

    1. Berarti ente blm berjodoh dgn film horror. Pedekatein trus aja bro, ntar lama2 jg bkln jatuh cinta. Gak bakalan parno lagi deh 😀

      Tonton sendiri aja filmnya bro. Keren!!

      Suka

    2. Théorème de Gupeme-Wauquiuz:reldlacer l’assistanat par le bénévolat permet de transformer les bénéficiaires en assistés.On me glisse à l’oreille que ce n’est pas un théorème, mais un paradoxe.Lutter contre les plus faibles, c’est l’apanage des lâches.

      Suka

      1. I like what you guys are up too. Such smart work and reporting! Keep up the excellent works guys I’ve incaproroted you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my website :).

        Suka

  3. Ne soyez pas désepéré, le Net vous permet d’écrire autant que vous voulez et d’être lu immédiatement et d’avoir des retours ,eux aussi, presque immédiats. ca va changer du goulot d&Ãsquo;r©tranglement de l’édition.de plus, les éditeurs aujourd’hui jettent un oeil sur le net .. il y a pas mal d’exemples, de la Chine à l’europe, de blogueurs qui ont été publiés aprés avoir été découverts sur la Toile.. alors, tissez tissez marcel l’araignée..on vous lira!

    Suka

  4. It is amazing how important conversion rate opiimizatton really is! This is a great video that describes the basics, by making simple changes you can make your traffic work harder for you. Orange buttons, pop ups, smart copy, lots of great tests to do!

    Suka

  5. i dont like it.. no fun taking out clean and plain UI google stands for.. if possible please reduce the preview box by some 3/4th of the size like how Bing does.. but keep my whiarboted clean

    Suka

  6. Ad Martin Bílý a Guy PeÅeks:Dorát¾u si pÅ™edstavit zpoplatnÄ›ní odporu proti platebnímu rozkazu či námitek proti smÄ›nečnému platebnímu rozkazu. Ty úvahy slýchávám po celou dobu, co se pohybuju v justici, nikdy ale nezískaly podporu.

    Suka

  7. | | | | | iniedmrden film izleme sitesi bedava filmler canlı film seyret binlerce filmler online sinema izletir beleş filmler filmini full izle ücretsiz sinema izleme sitesi filmini izle direk filmler son çıkan filmler vizyondan sonra full sinema izleme sitesi filmleri tam izle indirmeden bedava filim filmler full ve bedava

    Suka

  8. Pe când fumam, dacă aveam chef de o ţigară în staţiile de auvrubz/toamtai, obişnuiam să mă trag cât mai departe posibil de restul călătorilor. Sănătatea mea e una, sănătatea şi nervii celor din jur e alta.

    Suka

  9. Myyntimies tarjoaa ihmevekotinta plus tukun rahaa vastikkeeksi mainospaikasta ja maineesta, mikä ettei! Joku puualan firma voisi roudata Lontooseen parit koivupölkyt, niillä istumalla verenkierto paranee. Sitten koko maailma haluaa suomalaisia koivupölkkyjä. Hinta vain 3000 eur kappaleelta + käyttökoulutus.

    Suka

Jangan Lupa Meninggalkan Jejak ya, Bro??

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s