Rocker Juga Manusia

Sewaktu saya nongkrong bareng salah seorang teman, sambil ngobrol ngalor ngidul, dia memutar sebuah lagu dari handphone-nya. Sebut saja namanya Jupri. Jupriter Z!!! Lagu yang di putar adalah lagu yang sering di dengarkan anak-anak muda pada umumnya. Lagu yang bertemakan tentang cinta.

Iya, buat sampeyan mungkin memang nggak ada yang aneh. Sebagai anak muda yang gahol dan kekinian, saya pun juga bisa memaklumi.

Tapi saya kenal dia sudah cukup lama. Kurang lebih 15 tahun. Jadi saya tau, apa yang dia suka, dan apa yang tidak dia suka. Termasuk selera musiknya. Karena kebetulan saya dan Jupri dulu pernah tergabung dalam satu band. Yeahhh, kita anak band, man!!

Saya ingat, dulu sewaktu si Jupri masih aktif nge-band, dia sangat anti dengan lagu-lagu yang bertemakan tentang cinta. Jangankan nyanyiin, dengerin aja dia najis!! Buat Jupri, lagu-lagu melow semacam itu di anggapnya terlalu cemen, payah, nggak berbobot, dan sangat tidak laki-laki. Sementara si Jupri adalah seorang penggemar berat musik rock. Musik yang menurutnya sangat berbobot dengan skill permainan tingkat akherat. Metallica, Sepultura, Iron Maiden, Overkill dan band-band cadas lainnya udah jadi makanan sehari-harinya. Pokoknya nge-rock abis!!!

Tapi itu duluu…

Sekarang, sosok Jupri sudah sangat jauh berbeda. Dia telah ber-transformasi menjadi pribadi yang sangat melankolis. Awalnya, saya dan teman-teman yang lain juga sempat nggak percaya dengan perubahan si Jupri yang sangat spektakuler itu. Malah saya sempat berpikir kalau si Jupri sepertinya perlu di ruqyah.

Saya pun jadi penasaran. Ada apa gerangan??

Nah, usut punya usut, berdasarkan hasil investigasi saya bersama tim, dan setelah menetapkan si Jupri sebagai tersangka utama, akhirnya dia sudi juga memberikan kesaksian.

Jadi, semuanya berawal ketika beberapa tahun yang lalu, si Jupri mulai mengenal makhluk yang bernama perempuan. Yah, seperti anak-anak muda pada umumnya, si Jupri pun mulai mengenal yang namanya jatuh cinta dan pacaran. #cieeee Jupri

Sejak saat itu, si Jupri mulai menunjukkan gelagat-gelagat yang tidak wajar. Dia mulai berubah. Nggak cuma selera musiknya aja yang berubah, penampilannya pun juga ikut berubah. Segala atribut ala rocker yang dulu melekat di diri Jupri, pelan-pelan mulai di tinggalkan. Udah nggak ada lagi rambut gondrong ala rocker tahun 80’an. Musik cadas pun juga hanya sesekali dia dengar. Dia lebih banyak mendengarkan musik-musik melow yang mengalun merdu menyayat hati dengan penuh penghayatan. (Sumpah, ini bukan Jupri banget!!)

Awalnya, dunia serasa indah bagi Jupri. Semuanya berjalan normal seperti orang-orang pacaran pada umumnya. Sayang-sayangan, kangen-kangenan, jalan bareng, dan berbagai macam ritual wajib orang pacaran sudah di jalani Jupri bersama pacarnya.

Sampai pada akhirnya, karena suatu sebab, hubungan si Jupri dengan pacarnya kandas di tengah jalan, setelah selama hampir 3 tahun mengarungi bahtera pacaran. Jupri pun galau berat. Dia bener-bener sangat terpukul. Bahkan sampai sekarang, sepertinya dia masih belum bisa move on.

Ke-melankolis-an Jupri pun tidak serta merta hilang begitu saja pasca hubungannya dengan pacarnya kandas. Malah bisa dibilang semakin menjadi-jadi. Nyatanya, dia semakin rajin mendengarkan lagu-lagu cinta untuk mengekspresikan kegalauannya. Bahkan tak segan-segan juga dia menyanyikannya dengan penuh penghayatan.

Yah, memang tidak ada yang salah dengan semua itu. Menurut saya itu wajar dan manusiawi. Setiap orang memang selalu punya sisi lain yang terkadang sangat bertolak belakang dengan apa yang nampak dari luar. Dan dari teman saya Jupri itu pula, saya jadi menyadari akan satu hal, bahwa ternyata akan selalu ada sisi melankolis dan kelembutan di diri setiap orang. Siapapun dia!!

Sumber Gambar: boards.theforce.net

Iklan

Jangan Lupa Meninggalkan Jejak ya, Bro??

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s