Tips Wangi ala Penari Striptis

Oke, saya paham. Mungkin judulnya memang agak nganu. Jadi lebih baik kita fokus saja ke tips sederhana yang ingin saya share kepada anda yang punya masalah dengan bau badan dan ingin tampil harum mewangi sepanjang hari.

Berawal dari sebuah kicauan kontroversial di twitter tentang parfum, dari salah seorang selebtweet entah siapa saya gak kenal, yang intinya menghina orang yang menggunakan parfum murahan, timeline twitter saya yang biasanya penuh dengan isu-isu politik, agama, dan pelakor, mendadak jadi banyak yang pada ngomongin parfum.

Saya senang karena pada akhirnya tweet kontroversial semacam itu tidak hanya di respon secara sinis, tapi banyak juga yang meresponnya dengan berbagi tips tentang bagaimana cara memakai parfum yang benar supaya aromanya tetap awet dan tahan lama tanpa harus menyemprotkannya secara berlebihan.

Secara kebetulan, sore tadi saya menemukan tips menarik dari salah seorang pengguna twitter yang tiba-tiba nyasar di timeline saya. Tips tersebut sekaligus menjawab sedikit rasa penasaran saya selama ini setiap kali menemukan orang dengan aroma parfum yang begitu membekas di hidung dan awet banget dalam jangka waktu yang cukup lama. Sampai terkadang saya sempat berpikir, “itu orang mandi pakai parfum kali ya?”

Dan ternyata ini dia rahasianya.

26167341_834546506745237_5504315547094287267_n

26166815_834546893411865_6150122700573529257_n

Dan yang sudah membuktikannya!!

26167287_834548790078342_8771238453482977746_n

Apakah tips itu cocok untuk laki-laki atau tidak? Saya tidak tahu. Yang saya tahu, biasanya laki-laki (termasuk saya) itu paling males kalau harus pakai lotion-lotionan. Tapi buat yang suka tampil wangi, saya rasa gak ada salahnya juga dicoba. Lumayan tho buat pergi ke kondangan?

Memang sih, tidak semua orang suka pakai parfum. Sebagian orang malah sama sekali gak peduli dengan bau badan. Lalu ada juga orang yang justru merasa pusing kalau mencium bau wewangian.

Saya sendiri bukan seorang parfum addict, tapi saya selalu berusaha untuk menghargai tubuh saya sendiri dengan sedikit menyemprotkan parfum jika sedang berada di luar rumah atau sedang berada di sebuah acara. Ya minimal untuk mencegah supaya gak bau badan. Karena saya percaya, bahwa orang lain yang berada disekitar kita juga punya hak untuk menghirup udara yang segar.

Iklan

After Civilization

Tiga hari yang lalu, salah seorang teman tiba-tiba menghubungi saya, dan kemudian memberikan sebuah kepingan CD kepada saya. Dia bilang CD itu adalah album kompilasi yang berisi band-band metal indie Indonesia. Dan band kami (saya dan teman-teman) termasuk salah satu yang terlibat didalamnya.

WOW. Saya kaget!! Gimana ceritanya band kami bisa masuk album kompilasi?!

Lalu teman saya menjelaskan, dan setelah itu saya baru ingat, kalau dua tahun yang lalu, saya dan teman-teman pernah mendapatkan tawaran dari seorang teman yang tinggal di Indramayu, untuk terlibat didalam project album kompilasi bertajuk “AFTER CIVILIZATION”. Sebuah project album kompilasi garapan label “Antagonis Production”, yang melibatkan beberapa band metal Indonesia dari berbagai sub-genre. Kemudian kami diminta untuk mengirimkan profil band beserta demo lagu berformat CD.

(lebih…)